Backup merupakan salah prosedur dalam manage server dan salah satu bagian dari preventive maintenance yang bertujuan apabila di kemudian hari data-data yang ada di aplikasi mengalami kerusakan, hilang dll, bisa dikembalikan.

Salah satu software yang bisa kita gunakan contohnya rsync dan backup yang di lakukan kali ini menggunakan media storage local. Untuk melakukan backup ke server lain, cara nya klik disini ya.

Perintah dasar rsync:

Keterangan:

Penulisan path sumber hasilnya akan berbeda antara menggunakan / dan tanpa /. Apabila menggunakan / maka yang akan dicopy adalah data yang ada di dalam folder sumber tersebut. Kalau tidak menggunakan / maka yang akan dicopy adalah folder sumber.

Script Backup

Misalkan kita ingin melakukan backup isi data yang ada di folder home, untuk mempermudah proses backupnya kita bisa buat script seperti berikut dan kita jalankan secara otomatis menggunakan crontab:

Buat file scriptnya terlebih dahulu, misal kita taruh file tersebut di dalam /opt

Isi file sebagai berikut:

Tambahkan permission execute:

Lakukan testing:

atau

 Cek hasil eksekusinya:

Hasil dari script itu akan menampilkan backup dalam format di bawah ini:

Contohnya:

Didalam folder backup_home_20151110 tersebut terdapat konten dari folder home.

Backup Otomatis (Periodik)

Setelah itu kita set agar eksekusi file tersebut dijalankan secara periodik seriap hari pada jam sekian. Disini saya mencontohkan file tersebut di jalankan via crontab pada jam 1 dini hari.

Isikan baris berikut di dalam crontab:

Jreng jreng… Data di server sudah di backup 😀

Sekian, semoga bermanfaat.

Salam,

Linboxs